Abah Landoeng ‘Sesepuh Jabar’ Kunjungi DPP FK-TANI, Reueus & Kataji, Ujarnya dengan Nada Bungah



Abah Landoeng (96) sang Pengelna yang pernah ke Arab Saudi pada tahun 2002 saat berusai ke-75 tahun hanya bersepeda (kedu dari kanan), sedang berkunjung ke Sekertariat DPP FK-TANI (27/1/2022) - Petani dan nelayan harus kita sejahterakan (Foto: Dok FK-TANI)  

 

 

Algivon --  Tanpa diduga dan dinyana, Abah Landoeng (96) yang dikenal di antara para aktivis lingkungan dan kebudayaan di Bandung di antaranya sebagai ‘Sesepuh Jabar’, menyempatkan diri berkunjung ke Sekretariat FK-TANI (Forum Komunikasi Tani & Nelayan Indonesia) di betulan Jl. Situ Lembang No. 8 Kota Bandung (27/1/2022). Tampak hadir pada Kamis sore itu yang menerima Abah Landoeng, yang terlihat masih bugar untuk pria multi facet yang banyak makan asam-garam kehidupan, ada di antaranya dari unsur DPP-FKTANI Deni Tudirahayu yang akrab disapa Kang Ozenk Percussion, Shahadat Akbar, dan Nanda Juanda.


“Abah merasa reueus dan kataji (kagum dan tertarik) rekan-rekan ternyata, sekarang telah mendirikan badan atau forum baru. Semoga ini bisa menelurkan sebuah terobosan bagi rekan-rekan kita, yaitu ngaronjatkeun (meningkatkan) nasib petani dan nelayan di negeri kita,” jelas Abah Landoeng dengan nada



bungah
yang dikenal sebagai Pedjoang Dwikora dan aktif sejak masa kemerdekaan RI sebagai relawan Pemberantasan Buta Huruf (PBH) di Bandung dan sekitarnya.

 

Lebih lanjut Abah Landoeng yang dikenal sebagai mantan guru fisika, serta   ilmu pasti di SMPN 5 dan SMPN 2 serta beberapa SMAN di sekitar Jl. Belitung di Kota Bandung sejak  1967-an hingga era 1980-an, mengtahui visi dan missi FK-TANI yng menyasar di antaranya untuk mensejahterakan petani dan nelayan:

“Coba itu, mula diinvestigasi serius, mengapa akhir-akhir ini awal 2022 para petani di berbagai daerah masih kesulitan  memperoleh pupuk subsidi. Dari dulu ini mafia pupuk masih tetap ada.Tolong itu dicari solusinya. Pun para nelayan, tedekat di pesisir pantai utara dan selatan Jawa Barat, masih belum beranjak secara pasti nasibnya. Dari dulu dua profesi ini, kondisinya jadi bulan-bulanan para tauke atau pemilik modal,” jelas guru langsung dari seniman sohor dan cukup bengal di negeri ini Iwan Fals.   

 

Kang Hale, Berkata …

 

Tiba saatnya Abah Landoeng yang pada sore harinya masih di Sekertariat DPP FK-TANI, sempat bertemu dengan Kang Hale tak lain sebagai H. Lenny Sukarni, Ketua Umum DPP FK-TANI:”Sebuah kehormatan besar, Abah Landoeng dapat berkunjung ke tempat kami. Tentu, siap kami menerima masukan Abah yang sarat pengalaman di bidang lingkungan hidup dan budaya,” kata Kang Hale sambil menambahkan -  “Hingga saat ini sudah ada beberapa calon pengurus di tingkat DPD seperti di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang. Malah tedekat bila taka da halangan akan memulai panen jagung di petani binaan sana , di lahan seluas 2.500 hektar di tujuh desa, dengan prediksi produk 7 ton per hektar.”  



Kang Hale, Ketua Umum DPP FK-TANI (ketiga dari kiri) bersama pengurus lainnya di depan Sekretariat DPP-FK-TANI - "Semua harus sama-sama senyum" (Dok. FK-TANI).



Diperoleh info bahwa kunjungan Abah Landoeng ini akan berlanjut pada minggu-minggu mendatang. Ada sejumlah agenda yang akan dibahas menyangkut program kerja FK-TANI pada 2022, dengan melibatkan para ahli di bidang pertanian dan kenelayanan.


 “Intinya, kami selain sedang sibuk dengan pembenahan internal, secara periodik DPP FK-TANI akan melakukan kolaborasi dengan berbaga instansi dan lembaga terkait. Tentu, fokusnya tetap pada urusan pertanian dan kenelayanan itu,” tutup Kang Hale sambil mengantarkan Abah Landoeng undur diri dari Sekertariat DPP FK-TANI. (HS)     

Abah Landoeng ‘Sesepuh Jabar’ Kunjungi DPP FK-TANI, Reueus & Kataji, Ujarnya dengan Nada Bungah Abah Landoeng ‘Sesepuh Jabar’ Kunjungi DPP FK-TANI, Reueus & Kataji, Ujarnya dengan Nada Bungah Reviewed by Harri Safiari on 18.10 Rating: 5

Tidak ada komentar