Jreng!!! widasroom Luncurkan 'Let the tears be the prayer' - ' Sepenggal Kisah 'A Sad Comedian', Kumaha Tah?


Lukisan karya  pelukis muda berbakat, Anzi Matta dan berjudul ‘A Sad Comedian.’ (Foto: Ist).


 


Algivon.com -- Dalam single ke-enam ini (23/6/2023), widasroom menawarkan musik berirama alternatif ballad dengan pengaruh Britpop layaknya Oasis dan Suede. Di single yang berjudul “let the tears be the prayer”, ia bercerita tentang pergulatan emosi, keputus-asaan dan meminta pertolongan pada Yang Maha Kuasa - hakikatnya, kita ini makhluk yang lemah, namun harus terus berupaya dengan segala daya! Tak boleh kita menyerah, begitu saja, malah bakarlah terus elan vital kita. Nggak percaya? Segeralah bakar ...



Alkisahnya, lagu ini terinspirasi dari sebuah ayat dari Al-Quran yang berbunyi, “… Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya (50:16).” Sungguh 'Let the tears be the prayer' amat kental dengan pengalaman religius salah satu umat manusia. Semoga menjadi penguat, kala kita terpuruk - bakarlah elan vital kita dengan agni kehidupan. Honestly, agni kehidupan itu ada pada diri kita, bukan dari luar!  

 

Lagu ini diproduseri oleh produser kampiun DJ Sumantri yang telah mengantongi berbagai penghargaan di AMI Awards dan juga membidani artis-artis Indonesia lain seperti Agnes Monica, Cinta Laura dan Glenn Fredly. Lagu ini ditulis oleh Widi Asmoro dan dibantu oleh kolaborator regulernya Ong Jean Wei dan juga Dwi Yanto Nugroho. Sampul dari single ini adalah sebuah lukisan yang dibuat pelukis muda berbakat, Anzi Matta dan berjudul ‘A Sad Comedian.’

 

“Waktu itu sedang saya dalam kesulitan namun tidak punya kata-kata untuk melukiskan kondisi saya saat itu. Rasanya seperti mau menangis. Lalu saya berkonsultasi dengan konselor dari Rumah Remedi dan muncullah kata-kata ini,” terang Widi tentang lagunya. “Karena saya orangnya tidak hapalan, saya bikinin lagu aja biar terus ingat. Dan semoga buat yang mendengarkan juga dapat membantu mengingat bila sedang putus asa, ada Yang Maha Kuasa yang dapat membantu!” pungkasnya.

 

Widasroom adalah proyek musik dari Widi Asmoro yang saat ini berdomisili di Singapura. Sebelumnya ia dikenal sebagai bagian dari band indie Everybody Loves Irene yang sempat berkeliling Asia pada era 2000-an. Topik-topik yang diangkat dalam proyek musik solonya adalah seputar kondisi rumah-tangga, kesehatan mental dan juga dinamika kehidupan sebagai pekerja migran.



Nih, serba sedikit tentang  hakikat dan kedalaman 'Let the tears be the prayer', silahkan disimak di antaranya tentang 'apa itu maknawi suffering in silence, dan bagaimana mengatasinya. Jreng ! lebih jauh dan lebih serius menghayatinya - kumaha tah?  




Credit

Writer                                  : Widhi Asmoro, Ong Jean Wei, Dwi Yanto Nugroho

Producer                            : DJ Sumantri

Mixing & Mastering     : Living Room Studio, Jakarta, Indonesia

Album artwork               : Anzi Matta

Publisher                           : 12 Wired

Label                                    : Widasroom

Distributor                       : Triyakom/The Orchard

 

Social Media

Website                             : www.widasroom.com

Instagram                         : www.instagram.com/widasroom

Twitter                             : www.twitter.com/widasroom

Facebook                          : www.facebook.com/widasroom

TikTok                               : www.tiktok.com/@widasroom 

Pinterest                            : www.pinterest.com/widasroom 

Assets to download           : www.widasroom.com/assets 

 

Music

Apple Music                     : https://music.apple.com/sg/artist/widasroom/1513315888

Spotify                              : https://open.spotify.com/artist/5rvCr3Br1hUQkPvggVqoSC

YouTube                            : https://www.youtube.com/channel/UCero9xp5_D95XBczfYrhs9A

 

Lirik:

oh it feels like, 

it’s just too much 

and I don’t know what to do 

seems no one can understand 

hold my hand, and help me to get through 

 

it’s cold outside 

tears in these eyes 

coming, hear me sing now 

 

let the tears be the prayer 

for the words can’t be said 

let the tears be the prayer 

for the words can’t be said 

let the tears be the prayer 

for the words can’t be said

let the tears be the prayer ….. 

for the words can’t be said 

 

suffering in silence 

the world shuts me out 

nothing is easy but 

You’re closer than my jugular vein 

You’re my hope, You’re strong and 

You know too 

 

let the tears be the prayer 

for the words can’t be said 

let the tears be the prayer 

for the words can’t be said 

let the tears be the prayer 

for the words can’t be said

let the tears be the prayer ….. 

for the words can’t be said 

 

let the tears 

let the tears 

 

You’re strong 

You’re strong 

You’re strong


(HS/SA/arf).

Jreng!!! widasroom Luncurkan 'Let the tears be the prayer' - ' Sepenggal Kisah 'A Sad Comedian', Kumaha Tah? Jreng!!! widasroom Luncurkan 'Let the tears be the prayer' - ' Sepenggal Kisah 'A Sad Comedian', Kumaha Tah? Reviewed by Harri Safiari on 16.18 Rating: 5

Tidak ada komentar